6 Keuntungan Belajar Menulis di Blog

blog

Source : bkpr.co.uk

6 Keuntungan Belajar Menulis di Blog – Menulis memang kegiatan yang menyenangkan karena kegiatan ini dapat dilakukan di mana saja bahkan dengan peralatan yang minim dan sederhana. Cukup menyiapkan buku tulis atau selembar kertas kosong serta alat tulis, kita sudah bisa mulai menuliskan ide-ide dalam pikiran menjadi sebuah tulisan. Di era digital seperti ini, teknologi semakin mempermudah bagi para penulis dengan langsung mengetik tulisan dalam format digital. Bisa menggunakan komputer, laptop, tablet bahkan smartphone. Tidak perlu menggunakan program komputer yang canggih, Ms. Word atau aplikasi notes pun sudah cukup memadahi.

Sayang sekali jika tulisan yang sudah capek-capek kamu tulis hanya tertumpuk di folder-folder komputer atau laptopmu? Semakin kecil pula kesempatan tulisanmu dibaca lebih banyak orang, sehingga tulisan kita menjadi kurang bermakna. Kurang terasa manfaatnya. Salah satu cara agar tulisan kita mudah untuk dibaca oleh orang lain adalah dengan menunggahnya ke dunia maya. Bisa lewat posting blog maupun di share ke laman media sosial. Blog merupakan tempat menulis yang asyik, bisa menjadi sarana belajar menulis yang menyenangkan. Lalu, apa saja sih keuntungan menulis di blog?

Tentunya banyak sekali keuntungan menulis di blog. Berikut ini 6 Keuntungan Belajar Menulis di Blog yang perlu kamu ketahui. Yuk kita simak!

1. Bebas Mengungkapkan Gagasan ke Dalam Tulisan Pendek

Menulis di blog memang tidak harus sepanjang membuat novel ataupun naskah buku yang utuh. Panjang tulisan hanya berkisar antara 300-1000 kata tergantung kebutuhan. Tulisan di blog bisanya berbentuk artikel, ditulis dengan bahasa yang ringan sehingga pembaca betah untuk membaca hingga akhir. Menulis di blog memberikanmu ruang untuk belajar mengungkapkan ide tulisan ke dalam sebuah tulisan pendek. Kamu tidak perlu terbebebani dengan pakem-pakem atau bentuk tulisan tertentu. Kamu bebas menulis dengan gaya bahasamu sendiri. Tentu saja kamu tetap harus memperhatikan bahasa yang benar, sehingga kamu terlatih untuk menulis dengan baik. Pembaca blog kamu juga tidak akan ‘tersiksa’ saat membaca postinganmu.

2. Tidak Ada Deadline, Namun Harus Disiplin

profesi-passive-income-untuk-ibu-rumah-tangga

Tidak ada aturan yang menyebutkan kapan kamu harus meng-update blog mu. Tidak ada deadline dalam menulis seperti wartawan yang harus menulis berita, atau lomba yang ada tenggang waktunya. Jadi, kamu bisa menentukan sendiri waktu yang tepat untuk menulis di blog. Tidak ada deadline yang memaksamu untuk menulis blog setiap hari, namun kamu harus memiliki kedisiplinan dalam menulis.

Usahakan untuk mengupdate blog secara konsisten dan kontinyu. Jangan beralasan tidak menulisa karena sibuk, karena banyak orang sibuk yang justru produktif menulis dengan memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Contohnya, Jamil Azzaini yang mengupdate blog-nya setiap hari. Jika kamu mampu mengupdate hanya seminggu sekali juga tidak masalah, asal kamu bisa konsisten. Practice makes perfect! Kedisiplinan dalam menulis akan membuatmu semakin terbiasa untuk menulis. Sel-sel otakmu juga akan terlatih untuk menyusun kata-kata menjadi tulisan yang bagus. Blog menjadi sarana yang bagus untuk berlatih disiplin menulis. Jika belum meng-update blog, rasanya ada yang kurang.

3. Mengetahui Kualitas Tulisan Dari Waktu Ke Waktu

Salah satu kelebihan dari blog adala menampilkan tulisan berdasarkan waktu posting atau kronologi, sehingga kita bisa dengan mudah melihat tulisan-tulisan kita dari waktu ke waktu. Dari situ dapat kita lihat bagaimana kualitas tulisan yang kita hasilkan. Semakin banyak menulis, semakin lama kita belajar untuk menulis, keterampilan menulispun akan meningkat. Kualitas juga ikut terdongkrak. Belajar menulis di blog dapat membuat kita menyadari bahwa menulis yang baik tidak bisa dilakukan dengan cara instan. Butuh proses dan latihan terus menerus agar menjadikan tulisan kita jadi lebih berkualitas.

4. Mendapatkan Feedback Berupa Komentar, Masukan dan Kritik dari Pembaca

Setelah diposting, tulisanmu akan berpotensi untuk dibaca oleh lebih banyak orang. Dengan isi kepala yang berbeda-beda, tentu saja feedback yang akan kita dapatkan juga beragam. Apapun komentar yang masuk baik itu masukan yang membangun maupun kritikan yang pedas, terimalah semuanya dengan lapang dada. Jadikan itu sebagai koreksi bagimu untuk memperbaiki tulisanmu berikutnya. Inilah salah satu keuntungan belajar menulis lewat blog, yaitu menguji mentalmu apakah kamu siap menerima apapun respon dari pembaca sekaligus mengetahui di mana letak kesalahan-kesalahan yang pada tulisanmu.

Jangan terlampau senang saat dipuji, karena itu bisa jadi racun yang akan melenakanmu. Kamu jadi cepat puas dan tidak mau lagi belajar menulis. Namun, jangan pula terlampau sedih, sakit hati ataupun putus asa jika tulisan kita masih buruk. Tentunya pembaca mengharapkan agar kamu bisa menampilkan tulisan yang lebih baik. Abaikan komentar negatif yang bersifat menjatuhkan.

5. Menabung Tulisan yang Siap Dibukukan

Seperti ditulis di awal, menulis di blog bisa kamu jadikan sarana untuk latihan menulis sebelum menulis tulisan yang panjang seperti novel atau buku. Jika tulisanmu memiliki kualifikasi untuk diterbitkan menjadi buku, mengapa tak coba membukukan blog-mu? Sudah banyak penulis blog yang berhasil membukukan tulisan di blognya menjadi sebuah buku yang menarik. Seperti Raditya Dika dan Muhammad Assad.

Kuncinya, fokuslah pada tema tertentu lalu tulis tema tersebut secara terus menerus di blog yang kamu miliki. Sehingga, kamu punya ‘tabungan’ tulisan yang siap disususn menjadi naskah buku yang utuh. Tulislah dengan bahasa yang benar, sehingga kamu tidak terlalu banyak mengedit. Apalagi jika blogmu termasuk memiliki banyak penggemar atau pembaca setia, maka penerbit tidak akan segan-segan untuk menerima naskahmu karena pasarnya sudah jelas ada.

6. Tulisan yang Bermanfaat Akan Menjadi Ladang Amal

Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama. Jika kamu memiliki kemampuan menulis, manfaatkan keterampilanmu tersebut untuk menulis hal-hal yang baik, ilmu yang bermanfaat bagi pembaca untuk ditampilkan di blog kamu. Tulisan yang memberikan manfaat bagi pembaca akan menjadi ladang amal untuk meraih pahala. Karena, ilmu yang bermanfaat termasuk sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir meski kita sudah meninggalkan dunia ini. Bayangkan, jika tulisan kita di blog bisa menginspirasi seseorang untuk melakukan kebaikan, lalu mengamalkan apa yang kita tulis. Dan bisa jadi itu tidak hanya satu melainkan banyak orang di luar sana yang membaca tulisan kita. So, niatkanlah menulis sebagai jalan untuk beribadah kepada-Nya.

Nah, itulah 6 Keuntungan Belajar Menulis di Blog yang perlu kamu ketahui. Ayo, mulai buat blog-mu sekarang juga! Bagikan tulisan ini jika dirasa ada manfaat untuk kamu dan orang lain agar lebih banyak lagi yang terinspirasi. Salam Menulis!

Iklan

8 thoughts on “6 Keuntungan Belajar Menulis di Blog

  1. Setuju dengan poin nomer 6: Menabung Tulisan yang Siap Dibukukan.

    Jika berkualifikasi untuk itu, ya bisa juga dijadikan buku. Tapi yang pasti kalau saya, konsisten menulis konten saja. At least, untuk mendokumentasikan pemikiran2 kita akan suatu isu.

    Anyway, thanks untuk artikelnya.
    Salam kenal.

    • Salam kenal. Terimakasih sudah membaca.. Betul, mengikat ilmu serta mendokumentasikan pemikiran lewat tulisan sangatlah bermanfaat.. Dan tentunya dapat melatih ‘otot menulis’ dalam diri kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s